Showing posts with label introducing my self. Show all posts
Showing posts with label introducing my self. Show all posts

5/07/2010

The Philosophy of 7


7, a number which liked by me. not because it's my birth date (cuz even my birth date is 24, not 7 :P). seven is a simple number, very easy to make it. nevertheless, it can stand firmly with one foot only to sustain a straight line.

I wanna be like that number, become a simple figure, but intelligent and brilliant. standing on the robustness. have the emotional resilience and autonomy, that never rely on other people.

It has a strength that makes me so melt (bububu :3)


that's way 7 was choose to be my personal number in my basketball jersey.
yaa that's the way I love 7 ♥♥♥

12/29/2009

Basketball Wannabe

ldari gue sd dulu ekskul yang--sejujurnya--paling gue kagumi adalah basket. gatau kenapa ya tapi asik aja gitu ngeliat orang mukul-mukul buntelan oren sambil berlarian dengan kostum yang memaerkan keindahan ketiak mereka. tapi gue akuin mereka--kecuali ketiaknya--keren. walaupun memang tetap aga keliatan menjijikan melihat mereka mendobrak dobrak dengan kasar lawan mainya demi mengambil sebuah buntelan yang mantul-mantul, aga ga proposional aja, badan mereka kan gede gede, sedangkan bolanya hanya sebesar telapak tangan mereka. tapi meskipun begitu tetap saja gue menganggap mereka keren(?) okelah gua akuin pernyataan gue yang menyatakan bahwa mereka keren memang datang dari sugesti orang orang sekitar gue (APASIH)


look! how gorgeus they are!!

dari sd juga pun gue udah mengidam-idamkan menjadi bagian dari mereka a.k.a ikutan ekskul nya, tapi entah kenapa nyali gue selalu ga nyampe buat kesana, bukan karna gue masih jijik dengan ketiak mereka, melainkan karna gue merasa bola basket masih lebih besar dari kepala gue (dan sampe kapan pun kepala gue ga bakal gue ijinin jadi sebesar bola itu). terlebih lagi gue punya satu pengalaman buruk yang membuat gue males berurusan dengan buntelan oren itu, yak karna dia pernah sukses bikin kuku jempol gue naik 90 derajat.

tetapi walaupun begitu akhirnya ekskul basket adalah kegiatan yang gue jalani saat ini di bangku SMA ;C tanpa keahlian, tanpa kelincahan, dan tanpa kuku jempol. gue nekat ikutan latihan basket bersama master-masternya dengan mengenakan celana futsal--yang kebetulan gua curi--dari abang gue
Gue sadar keputusan gue mendalami ekskul ini adalah keputusan yang konyol, bukan karna gue jijik jika harus memamerkan ketiak (karna alhamdulillah tim cewek masih diijinkan melapisi ketiaknya), BERCANDA : melainkan karna bola basket itu masih lebih besar dari kepala gue, SERIUS : karna gue sama sekali ga bisa main bola, dan gue merasa baru belajar mendribel bola basket di masa SMA adalah hal yang memalukan -.-

OKE sekarang setelah kalian membaca blog ini gue mengharapkan kalian akan menDOA kan saya dengan kemampuan basket saya yang TERNYATA mau ikut TURNAMEN BASKET pada tanggal 8 JANUARI besok. dan parahnya lagi GUE MEMBAWA NAMA SMAN 28. uoooooooorrrrrrhhhh apa jadinya kalo gue ketauan masukin bola ke ring lawan atau pingsan di tengah lapangan akibat kegebok operan bola dari tim sendiri, ish

12/23/2008

sister-hood

Pernahkah anda merasa memiliki satu rasa terhadap sepupu-sepupu anda? Kalau ya katakan apa contoh nya? Kalau tidak, silahkan diam saja!
Satu rasa terhadap seseorang bukan berarti dia stroberi, anda stroberi, dan bila dijilat sama-sama terasa stroberi---satu rasa itu misalnya memiliki kesamaan dalam hal hoby, film, kebiasaan, kebaikan, keburukan, makanan favorit, hewan peliharaan favorit, bentuk rambut, warna mata, warna kulit, selera cowok, dan lain sebagainya.

Yaa bila ada yang bertanya, jujur kini saya merasakan hal itu terhadap beberapa sepupu perempuan saya. Dan meskipun tak semua tetek bengek yang baru saja saya tulis di atas itu merupakan sebuah kesamaan yang saya lihat dari sepupu saya, dan mungkin tak ada kesamaan yang signifikan sekalipun---tapi saya mungkin harus menyamakanya (please, hanya untuk keperluan blog dan hayalan saya).

Dalam hal ini saya ingin mengatakan kesamaan yang nampak dalam diri saya dan sepupu saya adalah : sama-sama mencintai diri sendiri (dalam kutip "narsis"), dan nggak peduli aib.

baru-baru ini, saya mendapati telah bernarsis ria dengan beberapa sepupu saya di rumah sepupu saya yang lain di kawasan Raffles Hills, Cibubur. Rumah baru bisa dibilang. Dan Webcam milik seorang teman sepupu saya yang kebetulan datang (dan ikut narsis) menjadi mangsa.






sepupu saya dari kiri : Ka Andin, Ka Meivi, Saras
(sementara 2 sselanjutnya merupakan teman2 saras yang kebetulan
datang dan ikutan narsis)


Sebenernya masih banyak foto yang kami hasilkan hari itu dan dengan webcam tersebut, tapi karna takut bakalan ada kejadian-kejadian yang tidak dikehendaki, seperti datangnya produser yang tiba-tiba mengajak kami untuk menjadi model atau bintang sinetron sekalipun, jadi saya simpan saja untuk dokumen pribadi---terbukti kah seberapa narsisnya saya?

Begitulah sekiranya kisah kesamaan rasa kami, tak ada pemaksaan atau kekejaman fisik dalam pembuatanya, bila ada yang tersinggung mohon dibicarakan baik-baik :)

11/08/2008

Insomnia Tingkat Tinggi.

saat gue sd, hal yang paling mustahil untuk gue lakukan adalah membaca novel. jangankan novel, untuk komik pun hanya gue artikan dari gambar2nya saja. sungguh dari hati yang mendalam gue katakan, gue benci tulisan. entah apa yang terjadi di diri gue, mungkin sewaktu mengandung gue, nyokap sempat ketiban portal pembatas jalan yang menyebabkan gue jadi tak pandai membaca apalagi menulis. maka tak ada pelajaran yang paling gue sesalkan selain pelajaran mengarang (setelah menghitung tentunya). bukan hanya tulisan tangan gue yang emang relatif jelek, tapi juga karna jiwa mengarang gue sangat jongkok.
karangan liburan, dongeng, pengalaman pribadi, cerpen, resensi, atau apalah tetek bengek lainya yang menyangkut pelajaran tulis-menulis dulu, selalu gue kerjain dengan cucuran keringat. gue curahkan seluruh hari-hari gue buat menuntaskan itu tugas, bagaimanapun hasilnya yang penting sudah berusaha >> dan benar saja, belum ada sejarah nilai menulis gue yang memuaskan guru matematika (lagi bahas bahasa indonesia bodoh!!), suck.

hari dimana gue mendapat tugas menulis adalah hari dimana gue ga bakalan tidur malem. bukan hanya tulisan tangan gue yang emang relatif jelek (lagi??), TAPI KARNA JIWA MENGARANG GUE SANGAT JONGKOK. tapi ajaibnya tugas itu selalu gue kumpulkan tepat waktu.

suatu saat di hari pengumpulan tugas.
guru : ini kamu yang nulis nak?
gue : pastinya.
guru : dimana?
gue : di lantai kamar saya.
guru : kenapa tidak di meja belajar?
gue : mmm... gak biasa bu.
guru : kalau begitu kamu tulis lagi karangan ini di meja belajar dengan tulisan yang baik dan benar, dan bisa ibu mengerti.
gue : ...

hari berikutnya
guru : nak-nak, ini karangan kamu nak?
gue : iya bu, punya saya.
guru : kamu mengerti tema yang ibu berikan untuk bahan karangan?
gue : tentunya.
guru : apa?
gue : "Air Sumber Kehidupan"
guru : dan karangan kamu tentang apa?
gue : ya tentang "Air Sumber Kehidupan" lah bu.
guru : khususnya??
gue : "Perjalanan Onta yang Kehausan"
guru : nah sekarang kamu ulang lagi karangan ini, dengan kisah yang lebih bisa ibu mengerti !!
gue : ...

dan itulah dimana masa-masa memuncaknya amarah gue terhadap karangan.

berkat karangan gue jadi sering tidur malem,
berkat karangan volume tidur gue jadi berkurang,
berkat karangan waktu main gue jadi terbengkalai,
berkat karangan gue jadi melawan orang tua (ga segitunya sih)
dan berkat karangan kini gue mengidap INSOMNIA STADIUM 4, aaaaarrggh

sudahkah kalian mengerti tentang insomnia? let me tell you..

Oleh Prof DR Ali Khomsan

Insomnia atau sulit tidur menimpa 1 dari 10 orang Amerika Serikat. Insomnia bisa berupa mata tak terpejam sepanjang malam, terbangun di tengah lelapnya tidur dan sulit tidur kembali, terbangun beberapa kali, bangun terlalu dini, atau tidak merasa bugar setelah bangun tidur.

Masih ada insomnia kronis sebagai insomnia paling parah karena penderitanya selama sebulan atau lebih tidak bisa tidur pada sebagian besar malam. Ada pula insmonia jangka pendek, sulit tidur 2-4 minggu, dan insomnia transient yang berlangsung beberapa hari.

Meski demikian sebenarnya hanya 30 persen penderita insomnia yang benar-benar terganngu. Insomnia bisa terjadi karena kondisi kejiwaan seperti stress atau gangguan fisik di sekitarnya. Tidur siang yang berlebihan juga membuat mata terjaga sepanjang malam.

Tidur siang sebenarnya tidak diperlukan. Hormon melatonin yang dikeluarkan kelenjar pineal adalah jam alami bagi tubuh. Hormon ini mulai mengalir ketika sinar Matahari mulai redup. Kehadiran hormon melatonin di dalam tubuh memerintahkan istirahat. Disiang hari, hormon tak diproduksi.

Lingkungan fisik bisa berupa suara bising didekat tempat tinggal, misalnya bunyi mesin pabrik atau kereta api yang melintas. Suhu lingkungan yang terlalu panas atau dingin, demikian pula perubahan suasana lingkungan, bisa menimbulkan gangguan tidur.

Terlalu banyak minum kopi atau minuman berkafein, mengisap rokok, atau minum minuman beralkohol menjelang tidur, dapat memicu insomnia. Kafein dapat meningkatkan denyut jantung, alkohol menguras vitamin B yang mendukung sistem saraf, dan nikotin bersifat neurostimulan yang justru membangkitkan semangat.

Dampak serius insomnia adalah turunnya produktivitas. Penderita insomnia sering mengantuk di siang hari dan tidak bisa memusatkan perhatian pada hal-hal detail. Mereka tidak dapat memberikan pertimbangan untuk mengatasi masalah. Orang insomnia juga sering lupa, bahkan hal yang baru saja dialami.

Tubuh lelah akibat tidak tidur semalaman membuat penderita insomnia mudah terusik. Hal-hal kecil dapat menimbulkan kemarahan karena penderita insomnia benar-benar dapat merupakan siksaan bagi penderita dan lingkungannya.

NB : yaaa.. memang gue akuin apa saja yang tercantum di atas tidak serta merta ada di diri gue. tapi banyangkanlah saja begitu.
dan inilah masa-masa dimana insomnia gue kambuh

tapi pada akhirnya gue menemukan titik terang dari timbulnya penyakit insomnia itu. ya, banyak orang bilang bacalah buku untuk menimbulkan kantuk dimalam hari. dan have you known? buku pelajaran adalah bacaan yang paling membuat kita bosan hingga cepat mengantuk. apalagi bagi gue yang dasarnya tidak suka membaca. cukup efektif. maka dari itu gue jadi sering membeli buku-buku, seharusnya memang dianjurkan buku pelajaran, tapi kemudian gue mencoba dengan novel. dan akhirnyaaa.....

TADAAAAA.....

insomnia gue jadi makin akut karna kini gue ketagihan membaca novel larut malam, bahkan mencoba untuk menulisnya :)


11/07/2008

heii world..

heii akhirnya jadi juga gua bikin blog. setelah sekian lama terkagum-kagum dengan teman-teman yang bisa menyombongkan diri karna telah berhasil merangkai kata-kata di blog mereka masing-masing (yah pada dasarnya tak ada yang bisa dibanggakan dari tulisan mereka).
yeaah sekarang gua bakal mencoba untuk memecahkan rekor kreatifitas mereka. hahaha.

okeey, mulai dari perkenalan diri :
halo, nama saya "Ramania, Indira" (persiapan bila suatu saat nanti akan ada nama gua di buku novel karangan sendiri, ckck). Pangggilan Indira, Indi, Ndi, Dir, Riri, I'i, Tendy, kaka, teteh, ade, Uci, Cina, Ciheng, si buncit, dan lain sebagainya.
saya lahir di Jakarta 24 Januari 1994. dan menginjak umur 15 tahun ini, saya masih saja belum bisa lepas dari sbsp (sekolah bau samping pasar) 85, pondok labu. sekolah yang mustahil untuk dikatakan mewah dan elite, tapi masih bisa dibilang strategis. why not?? yaiyalah, semua keperluan yang dibutuhkan murid dapat dengan mudah ditemukan di sekitarnya. emang maunya apa? foto kopi? makan? beli alat tulis? beli kaos kaki? beli bahan? jahit? semuanya ada, tinggal sebut saja satu tempat yang terletak tak jauh dari sisi kirinya, "PASAR PONDOK LABU". sedikit tips untuk kalian yang kali aja akan mampir kesini: jangan sekali-kali pake sepatu bermerek yang harganya mencapai jutaan, karna disini banyak preman yang tak segan memaksamu untuk pulang tanpa alas kaki. dan selanjutnya kalian akan dipastikan terkena penyakit cacing sepulang ke rumah, karna kaki yang tak beralas itu telah terkontaminasi dengan ranjau maut di pasar tersebut.

pindah dari pembahasan tentang sekolah mungil penuh kasih sayang itu,, saya adalah anak ke dua dari tiga bersaudara yang ketiganya berasal dari keluarga superior. hahaa.
ayah saya berasal dari pulau bangka, pulau yang intrik dengan tampang-tampang oriental lusuh itu. tapi tak begitu dengan ayah saya, dia memiliki rambut pirang, dan mata belo berwarna coklat ke biru-biruan. sungguh benar bila dikatakan mirip orang barat, namun sungguh mustahil bila orang yang mengatakan itu telah melihat postur tubuh beliau yang begitu mungil, jauh dari postur orang bule pada biasanya.
sedangkan mamahku, sunda asli.
bisa di bayangkan, ayah nya bertampang bule, dan mamahnya sunda, sedangkan anak-anaknya... survei membuktikan bahwa tampang cina telah menguasai wajah kami ber 3.
yaa entahlah bisa jadi begitu.


to be continued

Labels

medley (10) novel (8) introducing my self (6) resensi (6) tom andrew felton (5) basketball (4) cerpen (4) ♥♥♥ (4) high school (2) teukie (2) what I've done (1)